
Setelah kita mempersiapkan semua jenis perangkat yang telah dibahas pada bab sebelumnya, ada dua cara untuk menghubungkan antar-PC dengan jaringan wireles, yaitu dengansystem adhoc dan system infractructure.
Sistem yang dibuat sebagai contoh adalah sistem peer to peer. Jaringan peer to peer merupakan jaringan komputer dengan setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi klien secara bersamaan.
Keungglan Jaringan peer to peer adalah sebagai berikut.
- Antarkomputer dalam jaringan dapat saling berbagi sumber daya atau fasilitas yang ada, misalnya hard disk, drive, fax/modem, printer.
- Biaya yang dikeluarkan relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe jaringan client-server. Salah satunya karena tidak memerlukan adanya server yang memiliki kemampuan khusus untuk mengorganisasikan dan menyediakan fasilitas jaringa.
- Kelangsungan kerja jaringan tidak bergantung pada satu server, Bila salah satu komputer/peer mati atau rusak, maka jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalim gangguan.
Kelemahan jaringan peer to peer adalah sebagai berikut.
- Proses troubleshooting jaringan yang relatif lebih sulit karena pada jaringan tipe peer to peer setiap komputer dimungkinkan untuk terlibat dalam komunikasi yang ada. Pada jaringan client-server, komuniasi adalah antara server dan workstation.
- Untuk kerja lebih rendah dibandingkan dengan jaringan client-server,karena setiap komputer/peer selain harus mengelola pemakain fasilitas jaringan, juga harus mengelola pekerjaan atau aplikasi sendiri.
- Sistem keamanan jaringan ditentukan oleh masing-masing user dengan mengatur masing-masing fasilitas yang dimiliki.
- Karena data jaringan tersebar di masing-masing komputer dalam jaringan, makaback-up harus dilakukan oleh masing-masing komputer tersebut.
Langkah-langkah Konfigurasi WLAN Adalah sebagai berikut.
1. Pemasangan Konektor
Langkah-langkah untuk pemasangan konektor, antara lagin sebagai beriku.
![]() |
| Kabel coaxial |
- Kabel coaxial yang kita gunakan dibuka dengan penampangan melintang, seperti gambar di samping.
- Memasang kabel dengan cermat dan teliti.
- Menyolder pin ujung konektor dengan rapi dan jangan sampai terjadi short.
- Perhatikan urutan pemasangan pin sehingga kabel tidak mudah bergeser dan kendor.
- Proses berikutnya menutup permukaan konektor dengan aluminium foil untuk mencegah terjadinya kebocoran dan interferensi.
- Lapisan konektor yang sudah diikuliti dengan aluminium foil dan lakukan pemukaan sambungan konektor dengan isolator TBA.
2. Pembuatan POE
POE ( Power Over Ethernet ) Merupakan sistem yang memanfaatkan kabel UTP yang berguna dapat mentransmisikan daya ( power ) melalui pair ( pasangan kabel ). Dalam kabel UTP terdapat empu buah pair, dengan 2 pair digunakan untuk menstraimisikan power. POE diperlukan untuk injeksi catu daya ke perangkat wireless yang dipasang di atas tower. POE mempunya manfaat untuk mengurangi kerugian power atau terjadinya loss akibat penggunaan kabel dan konektor. Teknologi POE telah banyak didukung oleh perangkat jaringan,, misalnya switch atau wireless acces point sehingga tidak diperlukan catu daya yang terpisah. Hanya dengan sebuah kabel UTP yang dipasangkan antara switch dan acess point. Langkah yang dilakukan adalah sebagai berikut.
- Menyiapkan kabel UTP dengan konektor RJ-45, kabel yang berwarna hijau + putih-hijau dan oranya + putih putih-oranye dilakukan pemasangan seperti biasa, kabel cokelat + putih-coklat untuk pemasangan posisi negatif dan positif.

Kabel UTP - Langkah selanjutnya adalah menyiapkan kabel konektor power untuk access point kemudian melakukan proses modifikasi dengan access point dan switch seperti terlihat pada gambar berikut,

Proses Modifikasi Kabel UTP - Langkah selanjutnya adalah menyiapkan isolasi untuk menutup kabel yang sudah terkulit dan seperti terlihat pada gambar berikut.

Pemasangan konekor dan kabel UTP pada access point
![]() |
| AC adapter yang output-nya melalui kabel UTP |
3. Instalasi Antena
Langkah awal yang dilakukan dalam pemasangan, antena adalah memastikan tidak ada halangan pada pemasangan antena. Selai itu, kita harus memperhaikan sambungan kabel dan konektor kemudian pasang antena dengan rapi dan sesuaikan kedudukan BTS.
![]() |
| Pemasangan antena pada jaringan wireless |
Instalasi perangkat radio dengan cara melakukan proses instalasi sesuai aturan yang ada dan benar-benar dikenali oleh sistem operasi yang sesuai. Lakukan proses instalasi sistem operasi dengan benar kemudian lakukan proses instalasi NT dengan menentukan alokasi alamat IQ,IRQ, dan DMA.
![]() |
| Proses instalasi perangkat radio |
Sekian dari kang-saleh Tentang Cara Konfigurasi wireles LAN (WLAN). Semoga bermanfaat.
HOME




Tidak ada komentar:
Posting Komentar